1212000205-Rezav Habi _ Tugas resume pengantar ekonomi mikro_TUGAS RESUME STRUKTUR PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DAN PASAR MONOPOLI
TUGAS RESUME STRUKTUR PASAR PERSAINGAN SEMPURNA DAN PASAR MONOPOLI
Pengertian Struktur
Pasar Pasar ialah merupakan tempat dimana terjadi proses transaksi antara konsumen dan produsen, maka dengan begitu dapat menentukan harga yang seimbang Sehingga, apabila konsumen dan produsen bertemu, sehingga akan tercipta harga yang di tentukan oleh konsumen dan produsen. Pasar memiliki bebrapa jenis:
a. Darijenis fisiknya, pasar bisa dikategorikan jadi beberapa jenis, antara lain:
1) Pasar Tradisional
2) Pasar/pekan Raya
3) Pasar Abstrak
4) Pasar Kon krit
5) Swalayan
6) toserba
b. Sedangkan dari segi barang yang dijual, pasar dibedakan jadi beberapa macam antara lain:
1) Pasar yang menjual ikan
2) Pasar yang menjual sayur
3) Pasar yang menjual buah
4) Pasar yang menjual barang-barang elektronik
5) Pasar yang menjual berbagai perhiasan
6) Pasar yang menjual bahan material
7) Pasar saham
Struktur Pasar memiliki definisi, produsen memiliki berbagai bentuk pasar mengacu pada faktor-faktor barang yang di produksi. Dari analisa, ekonomi struktur pasar di bedakan menjadi 4 jenis yaitu : pasar persaingan sempurna, pasar monopoli, pasar monopolistis dan, pasar oligopoli
Dalam perekonomian, suatu negara, masyarakat, serta individu senantiasa jadi perundingan. pasar kapitalisme menjalankan peran yang penting, kapitalis berarti bebas dalam menyelesaikan masalah perekonomian, dari produksi,konsumsi hingga distribusi. Konsep lassez faire (biarkan kami bebas), pasar tidak boleh diganggu oleh siapapun, meskipun itu pemerintahan. invisible hand-nya, akan mengatur segalamasalahperekonomian dengan baik.
Sistem sosialisme bermakna berkebalikan, yaitu peran dari pasar tidak ada. Pemerintahan harus mendominasi semua segi ekonomi untuk mewujudkan keadilan, agar mereka menikmati hasil jerih payah mereka.
Persaingan Sempurna
Pasar persaingan sempurna ialah suatu pasar di mana jumlah penjual (produsen) dan pembeli (konsumen) sangat banyak dan produk atau barang yang ditawarkan atau dijual sejenis atau seragam. Contoh barang yang di jual pada pasar jenis ini adalah beras, gandum, sembako, sayur, buah-buahan, dan keperluan rumah tangga lainnya. Pasar persaingan sempurna merupakan pasar di mana penjual dan pembeli tidak dapat mempengaruhi harga sehingga harga di pasar betul-betul merupakan hasil kesepakatan dan interaksi antara penawaran dan permintaan.
Fungsi pasar persaingan sempurna
A.Kelebihan pasar persaingan sempurna
1. Tidak ada kekuasaan di pasar
Harga yang ada di tetapkan di pasar cenderung stabil karena produk yang di jual sangat banyak, oleh karena itu penjual tidak dapat megubah nilai jual.
2. Efisien
Efisiensi produksi adalah menggunakan biaya se-minimal mungkin dalam melakukan produksi.Ada juga yang disebut Efisiensi alokasiadalah setiap barang/jasa sampai ke titik maksimal memberikan manfaat marjnal ke konsumen.
3. Dapat menimimalkan biaya iklan dan produksi
Karena produk atau barang yang di hasilkan hampir sama kualtasnya, maka setiap jenis produk akan sulit di bedakan satu dengan yang lain.
4. Informasi pasar yang jelas
Pembeli bisa meminimkan tingakt kecurangan yang bisa di lakukan suatu oknum yang ada di pasaran. Semua aturan dan prosedur yang sudah ada menjadi hal yang harus di patuhi oleh semua orang melakukan transaksi di pasar.
B.Kekurangan pasar persaingan sempurna
1. Minim produk
Karena barang yang di jual hampir sama, maka akan terjadi perebutan pembeli olh para produsen yang mengakibatkan ketidak merataan hasil.
2. Minim Inovasi
Dikarenakan semua produk yang di tawarkan seragam, kondisi ini juga membuat produsen tidak memiliki motivasi dalam mengembangkan usahanya melalui berbagai inovasi yang sebetulnya dapat dilakukan.
Karakteristik Pasar Persaingan Sempurna
Antara pasar persaingan sempurna (perfect competition) dengan pasar persaingan yang murni (pure competition) ada banyak orang yang memperdebatkannya. persaingan sempurna memilki syarat yang lebih sedikit dibandingakan persaingan yang murni. Tetapi, beberapaahlilebih suka menggunakan istilah persaingan yang sempurna (perfect competition)dibandingkan persaingan yang murni (pure competition). Pasar persaingan sempurna secara umum memiliki arti adanya mobilitas sempurna dari sumber daya dan juga baik pembeli maupun penjual memiliki pengetahuan yang baik atau sempurna.Maka persaingan bisa bersifat sempurna dan murni, ada juga yang sempurna tapi tidak murni.
Menurut Gregory Mankiw dalam bukunya mendefinisikan pasar persaingan sempurna sebagai berikut: “Pasar persaingan sempurna (perfectly competitive market) adalah suatu pasar dimana terdapat banyak sekali pembeli dan penjual sehingga pengaruh masing-masing terhadap harga pasar dapat diabaikan karena sedemikian kecilnya”. Disebut pasar persaingan sempurna apabila memenuhi beberapa faktor,yaitu:
1. produk homogen (HomogeneousProduct)
Berarti bahwa, tidak ada merek atau suatu hal yang membedakan produk dari suatu perusahaan satu dengan lainnya, dengan bgitu perusahaan dapat bersaing secara sempurna menghasilkan barang dengan karakteristik yang hampir sama.
2. Pengetahuan yang sempurna (perfect knowledge)
Tentang harga dan kualitas antara pembeli dan penjual dalam pasar persaingan sempurna, konsumen sepenuhnya sadar akan harga dan kualitas yang di berikan penjual, sehingga perusahan tidak dapat memberikan harga tinggi di banding perusahaan lainnya.
3. Output Relatif Kecil (Small RelativelyOutput)
Apabila di hitung secara individu output dari suatu perusahaan itu lebih kecil dari pada output pasar.
4. Ketentuan harga pasar(Price Taker)
Akibat dari faktor ke tiga bahwa perusahaan menjual barang atau produknya hanya berpatokan dari harga yang telah di tentukan oleh (price taker).karen perusahaan secara indi vidu tidak bisa menentukan harga seenaknya. Maka yang dilakukan adalah mencari keuntungan sebanyak mungkin dengan meminimalkan biaya produski.
5. Kebebasan keluar masuk Pasar (Free Entry andExit)
Berarti produsen dan konsumen bebas keluar masuk pasar tanpa adanya biaya khusus yang membebani orang-orang yang ada di pasar.
Permintaan dan Penerimaan dalam Pasar Persaingan Sempurna
1. Permintaan
Harga di pasar di tentukan oleh permintaan dan penawaran.Contoh jika kita berbicara mengenai tentang baju untuk anak kecil,maka harga baju anak kecil ditentukan dengan tingkat permintaan dan penawaran baju, sperti kurva berikut.

2. Penerimaan
Penerimaan total atau total reveneu suatu perusahaan sama dengan output dikalikan nilai jual. Dengan begitu kurva permintaan sama dengan kurva penrimaan.

Sistem desentralisasi di pasar persaingan sempurna Langkah-langkah dalam sistm double auction ialah:
1. Pedagang diizinkan memilih konsumen yang di jadikan partner. Sesudah semua partner sudah ada, semua pasangan memposisikan diri agak renggang.
2. setiap pedagang lebih dulu memulai penawaran dengan mengatakan nilai jual untuk pensil (pensilpertama) yang akan ditawarkan pada partner masing-masing.
3. Konsumen yang sudah mengetahui harga yang di tawarkan oleh pedagang mulai menawar harga pensil (pensil pertama).
4. Pedagang yang sudah berhasil menjual pensil (pensil pertama), melanjutkan dengan menawarkan pensil (pensil ke dua).
5. Konsumen yang telah melakukan pembelian pensil (pensil pertama), melanjutkan untuk menawar harga pensil (pensil ke dua).
6. Proses ini akan berlanjut sampai tidak ada lagi transaksi, setelah itu mereka (penjual dan pembeli) menuliskan nilai jual yang di sepakati kedua belah di pihak.
Pasar Monopoli
Struktur pasar yang bertentangan dengan pasar persaingan sempurna adalah monopoli. Monopoli adalah struktur pasar di mana hanya terdapat satu penjual, tidak ada substitusi produk yang mirip (close substitute), dan terdapat hambatan masuk ( barriers to entry) ke pasar.
Ciri-ciri pasar monopoli dapat dijelaskan sebagai berikut:
1) Hanya ada satu penjual.
Karena hanya ada satu penjual maka pembeli tidak mempunyai pilihan lain. Dalam hal ini pembeli hanya menerima syarat-syarat jual-beli yang ditentukan penjual.
2) Tidak ada substitusi produk yang mirip.
Misalnya, aliran listrik. Aliran listrik tidak mempunyai pengganti dari barang lain. Ada barang pengganti tetapi sifatnya berbeda, misalnya, lampu minyak. Lampu minyak tidak dapat menggantikan fungsi aliran listrik untuk menyalakan TV, seterika, dan sebagainya.
3) Terdapat hambatan masuk ke pasar.
Hambatan ini bisa berbentuk undang- undang, memerlukan teknologi yang canggih, dan memerlukan modal yang sangat besar.
4) Sebagai penentu harga ( price setter).
Dengan mengendalikan tingkat produksi dan volume produk yang ditawarkan perusahaan monopoli dapat menentukan harga yang dikehendaki.
Faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya monopoli adalah :
1) Memiliki bahan mentah strategis atau pengetahuan teknis produksi yang spesifik. Perusahaan monopoli umumnya menguasai seluruh atau sebagian besar bahan mentah yang tersedia. Sebagai contoh, Pertamina.
2) Hak paten produk atau proses produksi.
Dengan pemberian hak paten akan melidungi perusahaan atau pihak-pihak pencipta suatu produk dari peniruan pihak-pihak lain.
3) Terdapat skala ekonomis.
Pada beberapa kegiatan ekonomi, dengan menggunakan teknologi modern, produksi yang efisien hanya dapat dilakukan apabila jumlah produksinya sangat besar dan meliputi hampir seluruh produksi yang diperlukan di dalam pasar. Ini berarti bahwa pada waktu perusahaan mencapai keadaan di mana biaya produksi minimum, jumlah produksi adalah hampir sama dengan jumlah permintaan riel di pasar. Dengan sifat skala ekonomis demikian, pada tingkat produksi yang sangat tinggi, perusahaan dapat menurunkan harga.
4). Pemberian Hak Monopoli oleh Pemerintah.
Melalui peraturan pemerintah, dapat diberikan kekusaan monopoli kepada perusahaan-perusahaan atau lembaga- lembaga tertentu.
Hubungan Antara Permintaan, MR, dan TR
Untuk melakukan analisis keuntungan atau analisis keseimbangan pada pasar monopoli, terlebih dahulu perlu memahami hubungan antara nilai penjualan total ( total revenue = TR), permintaan ( nilai penjualan rata-rata = average revenue = AR) , dan nilai penjualan marginal ( marginal revenue = MR).
Permintaan Pada Pasar Monopoli
Karena produsen monopoli adalah satu-satunya produsen di dalam pasar, maka kurve permintaan yang dihadapi adalah juga kurve permintaan pasar dan juga merupakan nilai penjualan rata-ratanya. Kurve permintaan pasar biasanya menurun dari kiri atas ke kanan bawah, yang berarti bahwa produsen dapat mempengaruhi harga pasar dengan jalan menjual barang produksinya lebih sedikit atau lebih banyak. Oleh karena itu, untuk mencapai keuntungan maksimum, perusahaan monopoli selain harus menentukan jumlah barang yang dijual juga harus menentukan harga jualnya. Berbeda dengan pasar persaingan sempurna, di mana perusahaan tidak dapat menentukan harga jual. Perbedaan lain dengan pasar persaingan sempurna adalah bahwa dalam monopoli, keseimbangan perusahaan adalah juga keseimbangan pasar.
https://www.untag-sby.ac.id/
Komentar
Posting Komentar