1212000205-Rezav Habi _ Tugas resume pengantar ekonomi mikro _ORGANISASI BADAN USAHA DAN TEORI PRODUKSI JANGKA PENDEK SATU INPUT

 ORGANISASI BADAN USAHA DAN TEORI PRODUKSI JANGKA PENDEK SATU INPUT

VARIABEL

Pengertian Produksi

1. Produksi adalah salah satu aktivitas ekonomi yang menghasilkan hasil akhir

atau output dari suatu proses yang membutuhkan beberapa masukan atau

input. Sehingga kegiatan produksi merupakan kombinasi antara beberapa

masukan atau input yang bisa disebut faktor-faktor produksi yang akan

menghasilkan keluaran atau output agar nilai guna barang atau jasa tersebut

bertambah.

2. Faktor Produksi Dalam suatu proses produksi dibutuhkan input yang berupa

faktor-faktor produksi yaitu alat atau sarana agar kegiatan berjalan dengan

lancar. Sehingga, jika faktor produksi tidak ada, maka proses produksi juga

tidak akan berlangsung. Faktor-faktor produksi antara lain adalah Capital atau

modal, Labour atau tenaga kerja, Skill atau keahlian atau kemampuan, dan

Land atau tanah.

Capital atau modal yang sering terlintas dipikiran biasanya dalam bentuk uang.

Namun, modal juga bisa berupa alat-alat seperti mesin untuk membuat

barang atau jasa, ataupun juga dapat berupa bangunan atau gedung yang

akan digunakan untuk kegiatan operasional usaha tersebut. Labour atau

tenaga kerja dibutuhkan untuk menjalankan operasional alat-alat yang

tersedia agar proses produksi berlangsung dengan semestinya, para tenaga

kerja bekerja dengan menggunakan skill atau keahlian atau kemampuan yang

dimilikinya. Sedangkan Land atau tanah merupakan lahan yang mengandung

sumber daya alam atau bahan baku yang nantinya akan diolah dalam proses.

Fungsi Produksi 

Fungsi produksi merupakan suatu hubungan teknis yang menghubungkan faktor produksi atau input dengan hasil produksinya atau output. Hubungan antara input dan output pada proses produksi dapat dituliskan secara sistematis sebagai berikut : 


𝑄 = 𝑓(𝑋1,𝑋2, 𝑋3, … , 𝑋𝑛 )


Dalam persamaan tersebut, Q mewakili output atau jumlah hasil produksi pada periode tertentu, dan X mewakili faktorfaktor produksi atau input dalam proses produksi tersebut.


Teori Produksi Dalam suatu proses produksi, terdapat proses produksi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu yang terbagi menjadi dua yaitu : 


4.1. Produksi Dalam Jangka 

Pendek Jangka pendek merupakan kurun waktu yang terjadi ketika salah satu atau lebih faktor produksi yang tidak bisa diubah atau tetap. Faktor-faktor yang tidak dapat diubah disebut juga fixed input atau masukan tetap. Fixed input dalam jangka waktu ini umumnya adalah capital atau modal. Modal bersifat tetap karena jumlahnya tetap dan tidak akan berpengaruh terhadap banyaknya hasil produksi. Sedangkan tenaga kerja bersifat variabel karena penggunaannya berubah sesuai dengan banyaknya hasil produksi. Misalnya saat produsen A ingin meningkatkan banyaknya hasil produksi perusahaannya dalam jangka pendek, maka yang bisa ia lakukan adalah menambah jumlah tenaga kerjanya. Ia tidak bisa menambah alat-alat seperti mesin, karena ini hanya dalam jangka pendek atau tidak akan selamanya. 


4.1.1 Produksi Dengan Satu Input Variabel 

4.1.2.1 Produk Total 

Produk total merupakan jumlah total dari semua hasil produksi dalam periode tertentu. Produk total akan berubah sesuai dengan banyaknya faktor produksi variabel yang digunakan. Kurva yang menunjukkan hubungan antara produksi total dengan satu faktor produksi variabel sedangkan faktor lainnya dianggap tetap adalah Kurva Produksi atau Total Product (TP). Kurva tersebut dinotasikan sebagai berikut : 


𝑇𝑃 = 𝑓(𝑋)


Dimana TPP merupakan output total atau jumlah produksi total, dan X merupakan jumlah input variabel yang digunakan. Misalnya jika hanya terdapat satu macam input variabel yang digunakan yaitu tenaga kerja atau Labour maka dituliskan sebagai berikut : 


𝑄 = 𝑓(𝐿)


Dimana Q merupakan tingkat output dan L merupakan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan. 


Produksi Rata-Rata 

Produksi rata-rata atau Average Product (A) adalah jumlah total produksi yang dibagi dengan faktor produksi yang digunakan selama proses produksi. Produksi rata-rata dinotasikan dengan fungsi sebagai berikut : 


Q merupakan output total atau jumlah hasil produksi sedangkan L merupakan jumlah Labour atau jumlah tenaga kerja yang digunakan. Sehingga Produksi rata-rata merupakan jumlah rata-rata produksi oleh setiap tenaga kerja.


Produksi Marginal 

Produksi marginal atau Marginal Product (MP) adalah tambahn total hasil produksi yang diakibatkan oleh pertambahan jumlah faktor produksi variabel yang digunakan. Sehingga jika dituliskan dalam persamaan, akan menjadi sebagai berikut : 




Dari keterangan-keterangan di atas, dapat disimpulkan bahwa dalam produksi dengan satu input variabel berlaku hukum pertambahan hasil yang semakin berkurang atau The Law of Diminishing Return. Hukum ini menyatakan bahwa output yang diterima dari proses produksi akan semakin menurun apabila input variabel yang digunakan mangalami pertambahan secara terus-menerus. 


Output atau hasil produksi yang dihasilkan secara rata-rata akan terus menurun nilainya karena faktor produksi variabel yang digunakan semakin besar sedangkan faktor produksi tetapnya bernilai tetap. Sehingga jika hal ini dilakukan terusmenerus maka total produksi juga akan menurun nilainya. Hal itu dikarenakan faktor produksi tetap semakin lama nilainya juga akan habis. Misalkan saja terdapat sepetak tanah. Tanah tersebut selalu digarap dan ditanami tumbuh-tumbuhan secara terus menerus tanpa henti. Sehingga semakin lama tanah tersebut akan kehilangan kesuburannya dan tumbuh-tumbuhan itu akan mati. Hal itu dikarenakan unsur hara yang terdapat pada tanah tersebut akan hilang atau habis.

https://www.untag-sby.ac.id/


Komentar