1212000205_Rezav Habi S_"ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN”
NAMA : Rezav Habi S
NBI : 1212000205
TUGAS RESUME PENGANTAR EKONOMI MIKRO (R)
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Pengukuran kuantitatif yang menunjukkan sampai dimana besarnya pengaruh perubahan harga terhadap perubahan permintaan. Ukuran ini dinamakan elastisitas permintaan. Perubahan harga juga menimbulkan akibat yang berbeda terhadap jumlah penawaran berbagai barang. Ukuran kuantitatif sebagai akibat perubahan harga terhadap perubahan jumlah barang yang ditawarkan dinamakan elastisitas penawaran.
SUMBANGAN ANALISIS ELASTISITAS PERMINTAAN
(i) Kurva DD landai (ii)
Kurva DD curam
Dalam kasus (i) pada mulanya dimisalkan kurva penawaran adalah SS dan kurva permintaan adalah DD. Maka keseimbangan berada pada titik E. Harga adalah P dan jumlah barang yang diperjualbelikan adalah Q. Jika penawaran berkurang, yaitu kurvanya bergeser dari SS menjadi S1S1 maka keadaan keseimbangan yang baru ditunjukkan oleh titik E. Dengan demikian pergeseran kurva penawaran menyebabkan harga naik dari P ke P1dan jumlah barang yang diperjualbelikan berkurang dari Q menjadi Q1.
Dalam kasus (ii) perubahan yang berlaku juga sama sifatnya dengan dalam kasus (i), yaitu pergeseran kurva penawaran dari SS menjadi S1S1menyebabkan keadaan keseimbangan pindah dari titik E ke titik E1. Perpindahan ini berarti harga naik dari P ke P1 dan jumlah yang diperjualbelikan berkurang dari Q menjadi Q1. Secara umum kita dapat mengemukakan dua kesimpulan berikut:
• Apabila permintaan agak datar bentuknya(landai), suatu pergeseran kurva penawaran akan menimbulkan perubahan harga yang sedikit, tetapi perubahan jumlah yang diperjualbelikan cukup besar.
• Apabila permintaan bentuknya menurun dengan sangat curam, suatu pergeseran ke atas kurva penawaran akan menimbulkan perubahan harga yang besar, tetapi perubahan jumlah yang diperjualbelikan adalah relative kecil.
KOEFISIEN ELASTISITAS PERMINTAAN HARGA
Nilai perbandingan antara persentasi perubahan jumlah diminta dengan persentasi perubahan harga disebut koefisien elastisitas permintaan. Koefisien elastisitas permintaan adalah suatu angka penunjuk yang menggambarkan sampai berapa besarkah perubahan jumlah barang yang diminta apabila dibandingkan dengan perubahan harga. Koefisien elastisitas permintaan dihitung dengan menggunakan rumus di bawah ini:
Ed= Persentasi perubahan jumlah barang yang diminta
![]()
Persentasi perubahan harga
Misalkan harga berubah dari P menjadi P1dan jumlah barang yang diminta berubah dari Q menjadi Q1 . Dengan pemisalan ini rumus di atas dapat dinyatakan sebagai berikut:
CARA MENGHITUNG KOEFISIEN ELASTISITAS YANG DISEMPURNAKAN
Cara yang digunakan untuk memperbaiki kelemahan di atas adalah dengan menggunakan nilai titik-tengah (nilai di antara sebelum perubahan dan sesudah perubahan) daripada harga dan jumlah yang diminta di dalam menghitung persentasi perubahan harga dan persentasi perubahan jumlah yang diminta. Kalau dimisalkan harga berubah dari P menjadi P1 dan jumlah barang yang diminta berubah dari Q menjadi Q1; berdasarkan kepada prinsip perhitungan yang baru, rumus yang disempurnakan untuk mencari koefisien elastisitas berubah menjadi seperti berikut:
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN PENAWARAN
Ø Gambar (i). kurva permintaan yang seperti itu adalah kurva permintaan yang dinamakan tidak elastis sempurna.
Ø Gambar (ii) mengemukakan satu contoh kurva permintaan yang bersifat elastis sempurna.
Ø Gambar (iii) kurva permintaan yang berbentuk istimewa. Kurva itu mempunyai koefisien elastisitas permintaan sebesar 1 dan lazim disebut sebagai kurva permintaan yang elastisitasnya bersifat elastisitas uniter
Ø Gambar (iv) adalah permintaan yang bersifat tidak elastis. Koefisien permintaan mempunyai nilai yang demikian apabila persentasi perubahan harga adalah lebih besar daripada persentasi perubahan jumlah yang diminta.
Ø Gambar (v) adalah bersifat elastis yaitu kurva itu menggambarkan bahwa apabila harga berubah maka permintaan akan mengalami perubahan dengan persentasi yang melebihi persentasi perubahan harga. Nilai koefisien elastisitas dari permintaan yang bersifat elastis adalah lebih besar dari satu.
FAKTOR PENENTU ELASTISITAS PERMINTAAN
1. Banyaknya Barang Pengganti yang Tersedia
Permintaan terhadap barang yang tidak banyak mempunyai barang pengganti adalah bersifat tidak elastis, semakin banyak jenis barang pengganti terhadap suatu barang, semakin elastis sifat permintaannya.
2. Persentasi Pendapatan yang Dibelanjakan
Besarnya bagian pendapatan yang digunakan untuk membeli sesuatu barang dapat mempengaruhi elastisitas permintaan terhadap barang tersebut. semakin besar bagian pendapatan yang diperlukan untuk membeli sesuatu barang, semakin elastis permintaan terhadap barang tersebut.
3. Jangka Waktu Analisis
Jangka waktu didalam mana permintaan terhadap sesuatu barang diamati juga mempunyai pengaruh terhadap elastisitas. Semakin lama jangka waktu dimana permintaan itu ditulis, semakin elastisitas sifat permintaan sesuatu barang.
Ada beberapa factor yang menimbulkan perbedaan dalam elastisitas permintaan berbagai barang. Yang terpenting adalah:
• Tingkat kemampuan barang-barang lain untuk menggantikan barang yang bersangkutan.
• Persentasi pendapatan yang akan dibelanjakan untuk membeli barang tersebut.
• Jangka waktu di dalam mana permintaan itu dianalisis.
ELASTISITAS PERMINTAAN DAN HASIL PENJUALAN
Dalam analisis yang terdahulu telah dinyatakan bahwa perbedaan elastisitas menyebabkan kuantitas penjualan yang semakin besar belum tentu menghasilkan hasil penjualan yang semakin banyak. Kaitan antara perubahan harga dan hasil penjualan Hasil penjualan adalah pendapatan yang diterima oleh para penjual dari pembayaran terhadap barang yang dibeli para konsumen. Nilainya adalah sama dengan harga dikalikan dengan jumlah barang yang dibeli para pembeli. Kalau harga berubah maka hasil penjualan dengan sendirinya akan berubah.
JENIS ELASTISITAS PERMINTAAN YANG LAIN
Konsep elastisitas yang telah dibincangkan mengukur sampai dimana responsifnya permintaan apabila harga mengalami perubahan, dinamakan elastisitas permintaan harga. Selain disebabkan oleh perubahan harga,permintaan dapat juga berubah sebagai akibat dari perubahan faktor-faktor lain. Dua faktor yang sering dilihat pengaruh perubahannya terhadap permintaan adalah harga barang lain dan pendapatan pembeli.
1. Elastisitas Permintaan Silang
Koefisien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap sesuatu barang apabila terjadi perubahan terhadap harga barang lain dinamakanelastisitas permintaan silang atau dengan ringkas elastisitas silang. Apabila perubahan harga barang Y menyababkan permintaan barang X berubah, maka sifat perhubungan antara keduanya digambarkan oleh elastisitas silang.
2. Elastisitas Permintaan Pendapatan
Koefisien yang menunjukan sampai dimana besarnya perubahan permintaan terhadap sesuatu barang sebagai akibat dari pada perubahan pendapatan pembeli dinamakan elastisitas permintaan pendapatan atau secar ringkas elastisitas pendapatan. Elastisitas pendapatan dikatakan tidak elastis apabila koefisien elastisitasnya adalah kurang dari satu, yaitu apabila perubahan pendapatan menimbulkan perubanhan yang kecil saja terhadap jumlah yang diminta. Elastisitas pendapatan dinamakan elastis apabila perubahan pendapatan menimbulkan pertambahan permintaan yang lebih besar dari pada perubahan pendapatan.
ELASTISITAS PENAWARAN
Elastisitas penawaran adalah tingkat tanggapan (respons) terhadap perubahan harga. Jika harga bergerak naik, biasanya penawaran akan meningkat, jika tidak meningkat, penawaran itu tidak elastis. Penawaran dikatakan elastis jika kenaikan harga juga diikuti kenaikan produksi.
KOEFISIEN ELASTISITAS PENAWARAN
Koefisien elastisitas penawaran dapat dihitung dengan mengunakan rumus berikut:
di mana ES adalah koefisien elastisitas penawaran, QB jumlah baru barang yang ditawarkan, QA adalah jumlah penawaran yang asal PB adalah tingkat harga yang baru dan PA adalah tingkat harga yang asal.
Koefisien elastisitas penawaran yang dihitung dengan rumus di atas juga akan menghadapi masalah yang sama seperti dalam menghitung elastisitas permintaan, yaitu akan diperoleh dua mulai koefisien elastisitas. Untuk mengatasi dapat digunakan cara yang sma dengan dalam menghitung nilai koefisien elastisitas permintaan, yaitu niai koefisin elastisitas penawaran dihitung dengan menggunakan rumus titik tengah.
TINGKAT ELASTIS KURVA PENAWARAN
Elastisitas penawaran mempunyai sifat-sifat bersamaan dengan elastisitas permintaan, yaitu terdapat lima tingkat elastisitas: elastis sempurna, elastis, elastisitas uniter, tidak elastis, dan tidak elastis Sempurna. Elastisitas sempurna wujud apabila para penjuak bersedia menjual semua barangnya pada suatu harga tertentu. Apabila penawaran sesuatu bara bersifat elastis sempurna, kurva penawarannya sejajar dengan sumbu datar.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI ELASTISITAS PENAWARAN
Dua faktor dapat dianggap sebagai faktor yang sangat penting di dalam menentukan elastisitas penwaran, yaitu:
1. Sifat Perubahan Biaya Produksi
Bagaimana biaya produksi akan berubah sekirahnya harus dilakukan pertambahan produksi, sangat besar pengaruhnya kepada elastisitas penawaran. Penawaran akan bersifat tidak elastis apabila kenaikan penawaran hanya dapat dilakukan dengan mengeluarkan biaya yang sangat tinggi. Tetapi kalau penawaran dapat ditambah dengan mengeluarkan biaya tambahan yang tidak terlalu besar, penawaran akan bersifat elastis.
2. Jangka Waktu Analisis
Di dalam menganalisis pengaruh waktu kepada elastisitas penawaran, biasanya dibedakan tiga jenis jangka waktu, yaitu: masa amat singkat, janka pendek, dan jangka panjang.
1) Masa amat singkat yang dimaksudkan dengan masa amat singkat adalah jangka waktu di mana para penjual tidak dapat menambah penawarannya. Dengan demikian penawarannya bersifat tidak elastis sempurna.
2) Jangka pendek Di dalam jangka pendek kapasitas alat-alat produksi yang ada tidak dapat ditambah. Tetapi setiap perusahaan masih dapat menaikkan produksi dengan kapasitas yang tersedia itu dengan cara menggunakan faktor-faktor produsik, termasuk barang modal, secara lebih intensi.
3) Jangka panjang Produksi dan jumlah barang yang ditawarkan dapat dengan mudah ditambah dalam dalah jangka panjang. Oleh karenanya penawaran bersifat elastis.
Komentar
Posting Komentar